eMoneySpace
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?
News: Welcome to eMoneySpace! Jul 28, 2021 09:17 PM




Apa saja bahaya menggunakan pinjaman online? berikut informasinya
Print
Author Topic: Apa saja bahaya menggunakan pinjaman online? berikut informasinya  (Read 299 times)
warnabiru
Reputation: (0)
*

Offline

Posts: 2
Referrals: 0

View Profile
Aug 21, 2020 03:12 PM

Ketahui Bahayanya Sebelum Terjebak Oleh Pinjaman Ilegal - Saat ini di Indonesia pasti sudah banyak yang mengetahui bagaimana cara pinjaman uang ilegal mengiming-imingi korbannya dengan berbagai cara, mulai dari sms, media sosial, chat, telepon, email, dan masih banyak lagi.

Bahkan jika kita mengikuti media sosialnya salah satu fintech saja misalnya, pasti akan ada banyak yang mengikuti akun kita dan menawarkan pinjaman uang dari fintech bodong tersebut.

Jika Anda belum pernah tau memgenai pinjaman online, anda bisa membacanya pada tread sebelumnya berjudul Pinjaman Online Tanpa Slip Gaji Paling Mudah Cair

Namun sebaiknya meskipun dalam keadaan mendesak sekalipun, jangan pernah tergoda oleh tawaran-tawaran seperti gesek tunai, pencairan kredit, 100% approval dan lain-lain. Karena jika seseorang sudah terkena jerat fintech ilegal seperti ini, maka beberapa bahaya ini akan mengancam orang tersebut.

Sebaiknya kita mencari info KTA yang bisa dijadikan untuk solusi atas permasalahan itu yang memiliki banyak keunggulan yang akan sangat membantu pada masalah pendanaan Anda.

Agar kita terhindar dari jerat fintech ilegal yang suka menghantui, mari kita simak apa saja bahaya menggunakan pinjaman ilegal tersebut.

Penyalahgunaan Data Pribadi dalam Ponsel
Biasanya para fintech ilegal akan memberikan link personal kepada para korbannya untuk download aplikasi fintech tersebut. Jika korbannya mendaftar di aplikasi kredit online tersebut, maka aplikasi fintech biasanya akan meminta izin untuk mengakses data pribadi calon nasabah.

Di sinilah fintech ilegal akan melakukan praktik nakal dengan menyalahgunakan data pribadi nasabah dan menjadikannya sebagai alat untuk mengancam nasabah ketika mereka mengalami kredit macet. Untuk itu sebelum melakukan pinjaman uang, sebaiknya nasabah harus membaca dengan jeli dan teliti semua ketentuan yang terdapat dalam aplikasi tersebut.

Berbeda jika mendaftarkan diri ke fintech yang tepercaya, maka pasti tidak akan ada penyalahgunaan data pribadi nasabah. Permintaan izin akses oleh aplikasi tersebut bukan untuk mengancam nasabah saat proses penagihan, tetapi sebagai salah satu proses analisis kelayakan kredit calon nasabahnya.

Seperti layaknya bank konvensional yang melakukan survei langsung atau melalui telepon ke anggota keluarga dan kerabat untuk menganalisis kelayakan kredit nasabah, proses akses data pribadi pada aplikasi kredit online terpercaya berguna untuk hal yang sama.

Sebab, terdapat peraturan OJK tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi, yang menyebutkan bahwa penyelenggara wajib menjaga kerahasiaan, keutuhan dan ketersediaan data pribadi, data transaksi, dan data keuangan yang dikelolanya sejak data diperoleh hingga data dimusnahkan.

Selain itu, fintech juga diwajibkan untuk menyediakan layanan keuangan dengan sistem pengamanan yang mencakup prosedur, sistem pencegahan dan penanggulangan terhadap ancaman serta serangan yang menimbulkan gangguan, kegagalan, dan kerugian.

OJK juga menetapkan sanksi jika terjadi pelanggaran kewajiban dan larangan dalam aturan OJK ini. OJK berwenang mengenakan sanksi administratif terhadap penyelenggara berupa peringatan tertulis, denda, pembatasan kegiatan usaha dan sampai dengan pencabutan izin.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan secara jelas bahwa fintech legal dan tepercaya tidak akan menyalahgunakan data pribadi para nasabahnya. Untuk kasus-kasus yang sudah terjadi selama ini tentang penyalahgunaan data pribadi nasabah, biasanya itu datang dari aplikasi kredit online ilegal yang tidak memiliki izin dari OJK.
Logged
Print
 
Jump to:  
Copyright © 2008-2021 eMoneySpace. All rights reserved.